Kec. Sambaliung
Kab. Berau - Kalimantan Timur
| Hari ini | : | 14 |
| Kemarin | : | 0 |
| Total | : | 2.870 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.217.0 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |
Identitas
Kampung
Aparatur
Kampung
Ruang
Lapor
| Nama Kampung | : | Tumbit Dayak |
| Kode Kampung | : | 6403032002 |
| Kecamatan | : | Sambaliung |
| Kode Kecamatan | : | 640303 |
| Kabupaten | : | Berau |
| Kode Kabupaten | : | 6403 |
| Provinsi | : | Kalimantan Timur |
| Kode Provinsi | : | 64 |
| Kode Pos | : | 77371 |
ACHMAD. J
AHMAD YANI
RIKA RAHIM
FATMAH
NOVIAN HIDAYAT
OKTA VIANA SARI
MANASE RAPA
SAPARUDIN

085298024629
Tumbitdayaksbl01@gmail.com
Layanan Pengaduan
Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau - Provinsi Kalimantan Timur
RIKA RAHIM | 21 Agustus 2025 | 8 Kali dibuka
RIKA RAHIM
21 Agustus 2025
8 Kali dibuka
07 Agustu 2025
Tumbit Dayak — Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini untuk Tekan Angka Stunting dilaksanakan di Kecamatan Sambaliung dengan menghadirkan narasumber dari KUA Sambaliung, Bapak Wahidin, serta Ibu Hesty dari Puskesmas Sambaliung. Acara ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan fokus pada edukasi kesehatan dan hukum terkait pernikahan dini.
Sosialisasi dibuka dengan pemaparan mengenai aturan pernikahan dalam perspektif hukum dan agama. Materi yang disampaikan menjelaskan tentang batas usia minimal pernikahan sesuai regulasi yang berlaku serta dampak sosial yang timbul apabila pernikahan dilakukan pada usia terlalu muda.
Selanjutnya, peserta mendapatkan penjelasan dari pihak KUA mengenai pentingnya kesiapan mental, emosional, dan ekonomi dalam membangun rumah tangga. Penekanan diberikan pada aspek legalitas pernikahan agar setiap perkawinan tercatat resmi dan sesuai aturan yang berlaku.
Dari sisi kesehatan, narasumber dari Puskesmas Sambaliung memaparkan keterkaitan antara pernikahan dini dengan meningkatnya risiko stunting pada anak. Dijelaskan bahwa pernikahan pada usia muda sering kali berdampak pada kesiapan organ reproduksi dan gizi ibu hamil, sehingga meningkatkan kemungkinan lahirnya anak stunting.
Materi juga menguraikan data kasus stunting yang terjadi di wilayah setempat serta hubungannya dengan pola pernikahan usia muda. Informasi ini disampaikan agar masyarakat lebih memahami pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang cukup matang demi melahirkan generasi yang sehat.
Selain pemaparan materi, sosialisasi ini dilengkapi dengan penjelasan mengenai upaya pencegahan stunting melalui pola asupan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, serta pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Peserta juga diberikan edukasi mengenai program pelayanan kesehatan yang tersedia di Puskesmas Sambaliung. Program tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan remaja, konseling pranikah, serta layanan gizi untuk ibu dan anak.
Kegiatan ini berlangsung dengan tertib, di mana peserta aktif mendengarkan paparan yang disampaikan. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan adanya perhatian terhadap isu pencegahan pernikahan dini dan stunting.
Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai arsip sekaligus bahan evaluasi untuk program selanjutnya. Sosialisasi ini dirancang agar dapat dijadikan agenda berkelanjutan dalam rangka memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang sehat.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, Kecamatan Sambaliung menegaskan langkah nyata dalam upaya menekan angka stunting melalui pencegahan pernikahan dini. Kegiatan ini menutup rangkaian acaranya dengan harapan seluruh materi yang disampaikan dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Populasi
ACHMAD. J
AHMAD YANI
RIKA RAHIM
FATMAH
NOVIAN HIDAYAT
OKTA VIANA SARI
MANASE RAPA
SAPARUDIN
Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur
Hubungi Perangkat Kampung untuk mendapatkan PIN
Masuk
| Latitude | : | 2.075961651504306 |
| Longitude | : | 117.4951180815697 |
Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau - Kalimantan Timur
Komentar yang terbit pada artikel "Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini untuk Tekan Angka Stunting"